Jumlah korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin tinggi, bahkan berdasarkan hasil survei kasus mencapai 3.419.188 orang dan terus bertambah. Mulai dari tokoh masyarakat hingga masyarakat awam dengan larangan narkoba. Lalu apakah pecandu atau penyalahguna narkoba bisa hidup normal kembali?

Narkoba memang memiliki efek adiktif yang kuat bagi penggunanya, dan itu bukanlah sesuatu yang mudah untuk disingkirkan oleh tubuh. Ketahui juga mengapa Narkotika dan Psikotropika dilarang beredar

Apakah Pecandu Narkoba Bisa Disembuhkan?

Seperti yang Anda ketahui, ketika korban penyalah guna berhenti menggunakan narkoba, mereka mengalami gejala putus zat. Setiap korban yang diamankan narkoba menunjukkan gejala yang berbeda-beda, tergantung tingkat ketergantungan dan jenis narkoba.

Berikut tahapan dan ciri-ciri orang yang sudah berhenti menggunakan narkoba jenis ganja, seperti:

  1. Mengalami kecemasan berlebihan

Dalam waktu 24 hingga 72 jam setelah berhenti menggunakan narkoba, korban kecanduan narkoba akan mengalami kecemasan.

  1. Depresi

Pada minggu-minggu awal, korban narkoba yang berhenti total akan mengalami depresi.

  1. Insomnia

pengguna karpet juga menderita insomnia selama beberapa malam setelah berhenti menggunakan narkoba.

  1. Munculnya Gangguan Kesehatan

Setelah lepas dari narkoba, korban yang terbebas dari narkoba akan mengalami gangguan kesehatan. Inilah dampak dari gangguan tidur dan perasaan depresi di atas. Setelah berhenti menggunakan obat-obatan, sebagian orang akan mengalami tremor hingga pilek berat.

 

Jika kondisi ketergantungan di atas tidak ditangani dengan baik, maka dapat mengakibatkan kematian akibat overdosis. Itulah sebabnya rehabilitasi narkoba menjadi penting dalam upaya penanggulangan ketergantungan narkoba.

Korban penyalahgunaan narkoba masih bisa pulih dan hidup normal setelah menjalani proses rehabilitasi. Di pusat rehabilitasi, korban narkoba akan belajar menerima kesalahan dan memperbaiki hubungan dengan orang-orang di sekitarnya. Korban akan mendapatkan sesi terapi untuk mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan kecanduan dan mencari solusinya.

Rehabilitasi merupakan salah satu cara untuk memulihkan korban penyalahgunaan narkoba dan membantu pasien kembali ke kehidupan normal di masyarakat. Kecanduan narkoba berdampak negatif pada diri dan hubungan sosial dengan masyarakat. Dengan menjalani rehabilitasi, korban penyalahgunaan narkoba akan terlindungi dari efek berhenti mengonsumsi narkoba yang menyertainya.

Dalam pemilihan tempat rehabilitasi pecandu bisa memilih tempat yang terpercaya dan terbaik untuk proses pemulihannya, contohnya Ashefa Griya Pusaka, dimana tempat yang satu ini sudah Amanah.

 

RELATED ARTICLES

Jenis-Jenis Mobil yang Perlu Anda Ketahui!

Dalam dunia otomotif, mobil tidak hanya sekadar alat transportasi tetapi juga mencerminkan gaya hidup dan kebutuhan penggunanya. Terdapat berbagai jenis mobil yang didesain untuk memenuhi berbagai keperluan. Anda bisa mendapatkan mobil yang sesuai dengan kebutuhan dengan adanya return dari investasi Reksadana. Jenis mobil yang beragam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *